Metode Numerik Interpolasi
II. PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Interpolasi
Interpolasi adalah proses pencarian dan perhitungan nilai suatu fungsiyang
grafiknya melewati sekumpulan titik yang diberikan Titik-titik tersebut mungkin
merupakan hasil eksperimen dalam sebuah percobaan, atau diperoleh dari sebuah
fungsi yang diketahui. Fungsi interpolasi biasanya dipilih dari sekelompok
fungsi Secara umum penyusunan sebuah polynomial hampiran untuk satu himpunan
data titik-titik diskrit.Titik-titik ini yang biasanya disajikan dalam bentuk
table,mungkin merupakan hasil eksperimen fisik.
Interpolasi digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah
dalam bidang teori hampiran yang lebih umum.Berikut diberikan beberapa masalah
hampiran dan kemungkinan pemakaian interpolasi untuk menyelesaikanya.
B.
Macam-macam Interpolasi
Interpolasi
terdiri atas beberapa berikut penjelasanya :
a)
Interpolasi Linear
Interpolasi
Linear atau interpolasi lanjar adalah interpolasi dua buah titik dengan sebuah
garis lurus . Misal diberikan dua buah titik, (x0,y0) dan (x1,y1). Polinom
yang menginterpolasi kedua titik itu adalah persamaan garis lurus yang
berbentuk:
(1)
Gambar dibawah ini memperlihatkan garis lurus yang
menginterpolasi titik-titik (x0,y0)
dan (x1,y1).
|
Y
|
|
X
|
|
(x0,y0)
|
|
(x1,y1)
|
Gambar
.a Interpolasi Linier
|
Y
|
|
X
|
|
(x0,y0)
|
|
(x1,y1)
|
Gambar
1.b. Interpolasi Linier
Koefisien
dan
dicari dengan proses substitusi dan eliminasi.
Dengan mensubstitusikan
dan
ke dalam persamaan
diperoleh dua persamaan linear:
(2)
(3)
Dari
dua persamaan diatas, dengan eliminasi diperoleh:
(4)
Substitusikan
nilai
ke dalam persamaan (2), diperoleh:
(5)
Dengan melakukan
manipulasi aljabar untuk menentukan nilai
dapat dilakukan sebagai berikut:
(6)
Contoh 1.
Perkiraan jumlah
penduduk Amerika Serikat tahun 1968 berdasar table tabulasi sebagai berikut :
|
Tahun
|
1960
|
1970
|
|
Jumlah
Penduduk
|
179,3
|
203,2
|
Penyelesaian
jadi perkiraan jumlah penduduk AS 198,4 Juta
b)
Interpolasi Kuadratik
Misal
diberi tiga titik buah data ,
.Polinom yang menginterpolasi ketiga buah
titik itu adalah polinom kuadrat berbentuk :
(6)
Bila
digambar,kurva polinom kuadrat parabola seperti ditunjukan pada gambar berikut
:
|
Y
|
|
X
|
|
x0,y0
|
|
x1,y1
|
|
x2,y2
|
|
x2
|
|
x1
|
|
x0
|
|
y0
|
|
y1
|
|
y2
|
Gambar 3.
Interpolasi Kuadratik
Menyelesaikan
polinom
ditentukan dengan cara berikut :
1.
Subtitusikan
ke
dalam persamaan
dengan i
= 0, 1, 2. Diperoleh tiga persamaan dengan tiga buah parameter yang tidak
diketahui yaitu:
dan
2.
Hitung
dan
dari sistem persamaan tersebut dengan metode
eliminasi Gauss.
Contoh
2
Diberikan
titik ln(8,0) = 2,0794,ln(9,0) = 2,1972 dan ln(9,5) = 2,2513.Tentukan nilai
ln(9,2) dengan interpolasi kuadratik.
Penyelesaian
Sistem
Persamaan linier yang berbentuk adalah
a0 + 8,0 a1
+ 64,00 a2 =2,0794
a0 + 9,0 a1
+ 81,00 a2 =2,1972
a0 + 9,5 a1
+ 90,25 a2 =2.2513
Penyelesaian
system linier dengan metode eliminasi Gauss menghasilkan a0 = 0,6762;
a1=0,2266; a2=0,0064.Polinom kuadratnya adalah
sehingga
c)
Interpolasi
Kubik
Misal diberikan empat
buah data (x0,y0), (x1,y1), (x2,y2).Polinom
yang menginterpolasi keempat buah titik itu adalah polinom kubik yang
berbentuk:
p3(x)
= a0 + a1x + a2x2 + a3x3 (7)
polinom p3(x)
ditentukan dengan cara berikut:
-
Substitusikan (xi,yi) ke dalam persamaan (7), i
= 0, 1, 2, 3. Dari sini diperoleh empat buah parameter yang tidak ketahui a0,a1,dan
a2:
a0 + a1x0
+ a2x02 + a3x03
= y0
a0 + a1x1
+ a2x12 + a3x13
= y1
a0 + a1x2
+ a2x22 + a3x23
= y2
a0 + a1x3
+ a2x32 + a3x33
= y3
-
Menghitung a0,a1,a2
dan a3 dari persamaan tersebut dengan metode eliminasi Gauss
Bila digambar,kurva
polinom kubik seperti berikut :
Gambar 3. Interpolasi
Kubik
d)
Polinom
Lagrange
Tinjau
kembali polinom lanjar pada persamaan (6)
p1(x) =
(x-x0) (8)
persamaan
ini dapat diatur kembali sedemikian rupa sehingga menjadi:
p1(x) = y0 +
(9)
atau
dapat dinyatakan dalam bentuk
a0L0(x)+ a1L1(x) (10)
Yang dalam hal ini :
a0 = y0,
L0(x) =
a1 = y1,
L1(x) =
Bentuk Umum polinom Lagrange derajat
< n untuk (n+1) titik berbeda adalah
(11)
Contoh 3.
Hampiran
fungsi f(x) = cos x dengan polinom interpolasi derajat tiga didalam selang
[0,0;1,2].Gunakan empat titik x0 =0,0;x1 = 0,4,x2 = 0,8 dan x3=1,2.Perkirakan
nilai p3(0,5) dan bandingkan nilai sejatinya
Penyelesaian
|
xi
|
0,0
|
0,4
|
0,8
|
1,2
|
|
yi
|
1,000000
|
0, 921061
|
0,696707
|
0,362358
|
p3(x) = 1,000000 +
p3(0,5) =
= 0,877221
Contoh 4.
Dari
fungsi y= f(x),diberikan tiga buah tiitk dalam bentuk table :
|
x
|
1
|
4
|
6
|
|
Y
|
1,5709
|
1,5727
|
1,5751
|
Tentukan
f(3,5) dengan polinom Lagrange derajat 2.Gunakan lima angka bena.
Penyelesaian
Polinom
derajat 2 -> n=2(perlu tiga buah
titik)
P2(x) =L0(x)y0
+ L1(x)y1 + L2(x)y2
L0(x) =
L0(3,5)
=
=0,083333
L1(x) =
L1(3,5)
=
=1,0417
L2(x) =
L2(3,5)
=
=-0,12500
Jadi,
p2(3,5) = (0,
083333)( 1,5709)+( 1,0417)( 1,5727)+( -0,12500)( 1,5751)
= 1,5723
e) Polinom Newton
Persamaan Polinom Linier
Bentuk persamaan ini ditulis
P1(x)= a0
+ a1(x-x0)
Yang dalam hal ini
a0= y0 =f(x0)
a1 =
Persamaan ini merupakan
bentuk selisih terbagai (divided-difference) dan dapat disingkat menjadi
a1 = f[x1,x2]
Polinom Kuadratik
(13)
Tahapan
Pembentukan polinom Newton sebagai berikut
Contoh
5
Hitunglah
f(9,2) dari nilai-nilai (x,y) yang diberikan pada table di bawah ini dengan
polinom Newton derajat 3
Penyeesaian
Tabel
selisih-bagi
Contoh
menghitung nilai selisih –terbagai pada table adalah
Nilai-nilai selisih terbagi yang dibutuhkan untuk membentuk
polinom Newton derajat 3 ditandai denga arsiran.
Polinom Newtonya (dengan x0 =8,0 sebagai data pertama)
adalah
Taksiran nilai fungsi pada x= 9,2 adalah
Taksiran nilai fungsi pada x= 9,2 adalah
C. Aplikasi
Interpolasi
Interpolasi merupakan suatu pendekatan numerik yang perlu
dilakukan, bila ingin memerlukan nilai suatu fungsi y= f (x) yang tidak
diketahui perumusannya secara tepat.
Tabel 1.a. Harga fungsi
Tabel 1. b. Harga Fungsi
Pada nilai argumen x tertentu, nilai pada argumen lain di
sekitar argumen yang diinginkan diketahui. Interpolasi perlu dilaksanakan untuk
mendapatkan nilai diantara titik sampel. Ini berguna untuk berbagai kebutuhan
seperti perencanaan pembangunan pelabuhan, pengembangan parawisata dan budidaya
pesisir. Serta perlu mengumpulkan data dengan survei lapangan.
Tabel 2. Data X dan Y
Pada jurnal yang berjudul “Akurasi metode IDW dan kriging untuk interpolasi sebaran sedimen
tersuspensi di maros, sulawesi selatan” yang memanfaatkan metode interpolasi
data, pada penelitian menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis
(SIG) yaitu Arcview Versi 3.2 Dari Environmental
Systems Research Institute (ESRI) dalam interpolasi dengan menggunakan metode
IDW, terdapat dua parameter yang bisa
dipelajari yaitu power dan jumlah sampel. Power dapat
digunakan untuk menentukan pentingnya nilai sampel data pada perhitungan interpolasi. Interpolasi local bisa dirubah menjadi
interpolasi global dengan
merubah power. Power yang lebih tinggi
akan menjadikan kurangnya pengaruh
dari sampel data sekitarnya
dan hasil interpolasi menjadi lebih detail.
Pada jurnal ‘Analisis dan implementasi
penggunaan metode interpolasi
nearest neighbor
dan interpolasi bilinear (studi kasus : aplikasi image viewer berbasis android)’, implementasi dan pembahasan penggunaan metode
interpolasi pada studi
kasus aplikasi Image Viewer ini
menggunakan bahasa pemrograman Java
untuk Android Platform. Batasan implementasi yang terdapat pada aplikasi Image Viewer ini adalah bahwa aplikasi ini hanya melakukan implementasi pengunaan metode interpolasi
Nearest Neighbor dan interpolasi Bilinear pada saat pembentukan citra.
Dan selanjutnya pada jurnal yang berjudul ‘Pendekatan interpolasi polinomial untuk
evaluasi dan monitoring progres fisik pada sistem pelaporan kontruksi’ yang
memanfaatkan polinom interpolasi untuk mengubah fungsi yang rumit menjadi
fungsi yang lebih sederhana. Interpolasi memegang peranan yang penting sehingga
dalam metode numerik merupakan pokok bahasan yang fundamental.
Metode Interpolasi linier adalah metode yang digunakan
untuk mengetahui nilai dari suatu titik dalam garis lurus. Pada proses
interpolasi, parameter inputan yang dimasukkan adalah posisi (x,y) pada titik
selanjutnya dari hasil pengecekan titik yang segaris dan searah tujuan yang
sesuai gambar 1. Untuk proses perhitungan pada metode interpolar linier,
dibutuhkan 3 titik utama, yaitu titik awal dari sebuah garis, kemudian titik
akhir dari sebuah garis yang sama dan yang terakhir adalah titik di antara
titik awal dan akhir dari garis yang akan di deteksi. Sehingga hasil dari
kalkulasi tersebut dapat mengetahui apakah titik yang berada ditengah-tengah
titik awal dan titik akhir dari suatu garis yang akan di deteksi merupakan
linier terdapat titik-titik tersebut atau tidak.
Gambar 1. Arah Garis Pixel dan Monitor
Gambar 2. Hasil Deteksi Garis
III. PENUTUP
A.
Kesimpulan
Berdasarkan uraian diatas diperoleh
kesimpulan sebagai berikut :
1.
Interpolasi merupakan proses pencarian
data dan perhitungan nilai suatu fungsi yang graiknya melewati suatu titik.
2.
Interpolasi adalah proses pencarian dan perhitungan
nilai suatu fungsiyang grafiknya melewati sekumpulan titik.
3.
Interpolasi
banyak diaplikasikan dalam kehidupan untuk berbagai kegiatan seperti untuk evaluasi dan monitoring progres fisik pada sistem
pelaporan kontruksi.
B.
Saran
Setelah diberikan uraian diatas
penulis memberikan saran untuk mahasiswa yaitu :
1. Mempelajari
mengenai Interpolasi ini untuk menunjang perkuliahan
2. Belajar
dengan kesungguhan mengenai metode ini karena banyak pengaplikasian dalam
kehidupan.
Comments
Post a Comment